Pesawat Air India Bermasalah di Udara, Mendarat Darurat di Hong Kong

Pesawat Air India Bermasalah di Udara, Mendarat Darurat di Hong Kong – Penerbangan Air India dengan nomor AI315 yang dijadwalkan terbang dari Hong Kong menuju New Delhi terpaksa kembali ke Bandara Internasional Hong Kong pada Senin (16/6/2026) setelah pilot mendeteksi kemungkinan gangguan teknis di tengah penerbangan yang menggunakan pesawat Boeing 787 Dreamliner tersebut.

Keputusan untuk kembali diambil sebagai langkah pencegahan, dan pesawat berhasil mendarat dengan selamat.

“AI315 kembali ke Hong Kong tak lama setelah lepas landas karena masalah teknis. Pesawat mendarat dengan aman… dan saat ini sedang diperiksa sebagai langkah kehati-hatian,” kata pihak Air India dalam sebuah pernyataan resmi, dilansir Reuters.

Pesawat Air India Bermasalah di Udara, Mendarat Darurat di Hong Kong Juru bicara Otoritas Bandara Hong Kong menyampaikan bahwa permintaan pendaratan darurat diterima sekitar pukul 13.00 waktu setempat, dan pesawat mendarat dengan selamat pada pukul 13.15. “Operasional bandara tidak terpengaruh,” tambahnya.

Data pelacakan penerbangan dari situs AirNav Radar menunjukkan bahwa pesawat lepas landas dari Hong Kong sekitar pukul 12.20 siang, dan mencapai ketinggian 22.000 kaki sebelum kemudian mulai menurun dan akhirnya kembali ke bandara asal sekitar satu jam setelah terbang. Pesawat yang digunakan dalam penerbangan tersebut diketahui berusia tujuh tahun.

Pesawat Air India

Meskipun tidak ada korban atau kerusakan dalam penerbangan AI315, otoritas keselamatan penerbangan internasional kemungkinan akan melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti dari dugaan gangguan teknis tersebut dan mengevaluasi langkah-langkah mitigasi risiko yang diterapkan.

Untuk sementara, Air India menyatakan bahwa seluruh penumpang dalam penerbangan AI315 dalam keadaan selamat, dan jadwal ulang penerbangan akan diinformasikan menyusul hasil pemeriksaan pesawat.

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah kecelakaan fatal menimpa penerbangan Air India lainnya yang juga menggunakan pesawat Boeing 787 Dreamliner. Dalam kecelakaan tersebut, sebuah pesawat Air India yang tengah menuju London jatuh di kota Ahmedabad, India bagian barat, hanya beberapa saat setelah lepas landas, menewaskan 241 dari 242 orang di dalamnya.

Kecelakaan di Ahmedabad pekan lalu menjadi sorotan global dan memberikan tekanan besar terhadap reputasi maskapai milik negara India tersebut. Air India selama bertahun-tahun tengah berupaya melakukan modernisasi armada dan meningkatkan standar keselamatan penerbangan.

Di sisi lain, pabrikan Boeing juga tengah berada di bawah sorotan tajam menyusul rangkaian krisis produksi dan keselamatan dalam beberapa tahun terakhir yang menggoyahkan kepercayaan publik.

https://gmcog.online

Kelainan Otot Jantung Sebabkan Kematian Mendadak, Ini Gejalanya

Kelainan Otot Jantung Sebabkan Kematian Mendadak, Ini Gejalanya – Penyakit jantung masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Hal ini tentunya menjadi perhatian dalam upaya peningkatan kesadaran dan pencegahan.

Berbeda dengan penyakit jantung pada umumnya, salah satu penyakit jantung yang jarang terdengar adalah kardiomiopati. Meski jarang terjadi dan sering diabaikan, kardiomiopati dapat menyebabkan kematian mendadak pada individu yang terkena selama masa kanak-kanak atau remaja.

Dr. Tang Hak Chiaw, Konsultan Senior Kardiologi di Novena Heart Centre, Singapura mengatakan bahwa kardiomiopati merupakan kelompok penyakit otot jantung, termasuk hipertrofik cardiomyopathy (HCM)- penebalan otot jantung, dilated cardiomyopathy (DCM)- penipisan dan pelemahan otot jantung, dan arrhythmogenic cardiomyopathy (ARVC)- kelainan otot jantung, di mana otot digantikan dengan jaringan lemak/parut.

Kelainan Otot Jantung Sebabkan Kematian Mendadak, Ini Gejalanya “Kardiomiopati merupakan salah satu kelainan pada otot jantung. Kondisi ini bisa mengganggu kinerja jantung, sebab penyakit ini merupakan tanda ada kelainan secara struktur ataupun fungsi organ tersebut,” kata dr. Tang Hak Chiaw dalam acara media gathering di kawasan Jakarta Selatan.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa banyak dari kasus ini juga bersifat genetik dan bisa memengaruhi beberapa generasi dalam satu keluarga. Selain itu, faktor gaya hidup yang tidak baik seperti merokok dan konsumsi alkohol bisa memicu terjadinya penebalan otot jantung.

Secara umum kondisi ini kerap terjadi tanpa adanya gejala. Namun beberapa gejala yang biasa muncul seperti perut kembung, detak jantung tidak teratur, nyeri dada, kaki bengkak, pusing dan pingsan.

Kematian Mendadak

“Banyak pasien kami adalah individu aktif dan tampak sehat, namun tiba-tiba mengalami gejala seperti pingsan, detak jantung tidak teratur, atau kelelahan yang tidak dapat dijelaskan. Yang paling mengkhawatirkan adalah kondisi ini sangat mudah terlewat tanpa kesadaran dan evaluasi medis yang tepat,” paparnya.

Pengobatan dan Diagnosis Kardiomiopati

Untuk pengobatan kardiomiopati tergantung pada gejala serta tingkat kondisi pasien. Tujuan dari pengobatan adalah untuk meredakan dan mencegah perburukan gejala, serta mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi.

Dokter akan memberikan obat-obatan yang dibutuhkan. Jika obat-obatan tidak mampu meredakan gejala kardiomiopati yang sudah terlalu parah, pasien dapat menjalani operasi jantung.

Untuk meningkatkan kesadaran terhadap penyakit otot jantung, Dr. Tang juga menyarankan agar kerap melakukan diagnosis dengan Elektrokardiogram (EKG), Ekokardiogram, dan MRI (Magnetic Resonance Imaging).

https://kingsizetaylor.com

BlackBerry Bekas Mendadak Laku Keras Diburu Gen Z, iPhone Bye!

BlackBerry Bekas Mendadak Laku Keras Diburu Gen Z, iPhone Bye! – Ponsel lawas BlackBerry kini kembali jadi buruan, terutama di kalangan Gen Z. Setelah sempat mati suri dan resmi dihentikan pada 2022, BlackBerry justru kembali naik daun di tengah tren nostalgia teknologi tahun 2000-an.

Fenomena ini marak terlihat di TikTok. Tagar #blackberry sudah dipakai lebih dari 125.000 kali, di mana anak muda memamerkan koleksi ponsel jadul mereka, mulai dari BlackBerry Bold, Curve, hingga Classic Q20.

Sebagian besar mengaku ingin merasakan pengalaman masa kecil yang tertunda, atau hanya untuk rehat dari iPhone dan kehidupan digital yang penuh tekanan.

BlackBerry Bekas Mendadak Laku Keras Diburu Gen Z, iPhone Bye!Untuk diketahui, sebelum era iPhone, BlackBerry adalah ponsel paling hits. Di masa kejayaannya, BlackBerry menguasai lebih dari 50% pasar smartphone AS dan 20% pasar global.

Namun, zaman berubah. Keyboard fisik tergeser oleh layar sentuh, dan akhirnya BlackBerry menghentikan sepenuhnya dukungan untuk ponsel klasik mereka pada 2022.

“Saya beli BlackBerry Bold cuma karena penasaran,” tulis salah satu pengguna TikTok sambil memamerkan BlackBerry Bold yang dibelinya di eBay seharga US$40.

Mendadak Laku Keras

“Kalimat ini tidak pernah saya bayangkan saya ucapkan, apalagi di 2025,” tulis pengguna lain saat membuka BlackBerry Bold 9900 bekas. “Saya akhirnya punya BlackBerry.”

Ia kemudian menjelaskan bahwa ponsel pertama yang ia dapatkan adalah iPhone saat kelas 6 SD, jadi ia tidak pernah punya kesempatan memiliki HP BlackBerry.

Tak sedikit yang menyebut BlackBerry sebagai “puncak teknologi” dan berharap perusahaan ini benar-benar akan kembali ke pasar, demikian dikutip dari laporan Fast Company, Senin (16/6/2025).

Spekulasi pun mencuat. Di Reddit, seorang pengguna membocorkan adanya potensi kebangkitan BlackBerry meski masih tertutup NDA, dan postingan tersebut sudah dihapus. Meski sebagian ragu, banyak yang berharap kabar ini benar.

“Tolong ini nyata,” tulis satu komentar. “Saya tertarik kalau ini benar terjadi,” tulis yang lain.

https://marocafrik.com

Limbah Ikan Jadi Cuan di Desa Energi Berdikari Pertamina

Limbah Ikan Jadi Cuan, Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mendukung upaya masyarakat nelayan di Desa Rawa Meneng meningkatkan perekonomian melalui pengolahan ikan-ikan yang tidak bernilai jual menjadi produk yang dibutuhkan oleh pasar. Dukungan ini bagian dari program Desa Energi Berdikari Pertamina untuk masyarakat di sekitar wilayah operasi PT Jawa Satu Power (JSP).

Limbah Ikan Jadi Cuan

Limbah Ikan Jadi Cuan di Desa Energi Berdikari Pertamina

Desa Energi Berdikari (DEB) yang digagas oleh PT Pertamina (Persero) telah menjadi contoh nyata bagaimana pengelolaan limbah organik, seperti limbah ikan, dapat diubah menjadi peluang ekonomi yang menguntungkan bagi masyarakat desa. Melalui program-program inovatif, DEB tidak hanya menyediakan energi terbarukan, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk mengolah limbah menjadi produk bernilai tinggi.

Apa Itu Desa Energi Berdikari?

Desa Energi Berdikari adalah inisiatif dari Pertamina yang bertujuan untuk menyediakan energi terbarukan bagi masyarakat pedesaan di Indonesia. Program ini memanfaatkan sumber daya lokal, seperti sampah organik dan limbah perikanan, untuk menghasilkan energi dan produk bernilai ekonomi. Salah satu contoh sukses dari program ini adalah DEB di Kampung Akudiomi, Distrik Yaur, Nabire, Papua Tengah.

Limbah Ikan: Sumber Daya yang Terabaikan

Di banyak daerah pesisir, limbah ikan sering kali dibuang begitu saja tanpa pemanfaatan. Padahal, limbah ini memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai tinggi, seperti pupuk organik, pakan ternak, atau bahkan energi terbarukan. Di DEB Akudiomi, limbah ikan yang dihasilkan oleh nelayan bagan diolah menjadi pakan ikan sistem bioflok dan pupuk organik. Proses ini tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pengolahan Limbah Ikan Menjadi Pupuk dan Pakan

Salah satu inovasi di DEB Akudiomi adalah pengolahan limbah ikan menjadi pakan ikan dan pupuk organik. Dengan menggunakan teknologi bioflok, limbah ikan yang sebelumnya tidak terpakai diubah menjadi pakan berkualitas tinggi untuk budidaya ikan. Selain itu, sisa dari proses ini diolah menjadi pupuk organik yang dapat digunakan untuk pertanian atau dijual ke pasar. Hal ini tidak hanya mengurangi biaya produksi, tetapi juga membuka peluang pasar baru bagi masyarakat.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Program DEB Akudiomi telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat setempat. Melalui pengolahan limbah ikan, masyarakat berhasil:

  • Mengurangi biaya produksi: Dengan memanfaatkan limbah ikan sebagai pakan dan pupuk, biaya produksi budidaya ikan dan pertanian dapat ditekan.
  • Meningkatkan pendapatan: Produk olahan limbah ikan, seperti pakan dan pupuk, dapat dijual ke pasar, menambah sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
  • Menciptakan lapangan kerja: Proses pengolahan limbah ikan membuka peluang kerja baru di bidang produksi dan pemasaran.
  • Meningkatkan kesadaran lingkungan: Masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya pengelolaan limbah dan dampaknya terhadap lingkungan.

Selain itu, DEB Akudiomi juga menyediakan fasilitas seperti cold storage dan freezer yang memungkinkan nelayan menyimpan hasil tangkapan mereka dalam waktu yang lebih lama, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan pendapatan melalui penjualan es batu ke masyarakat sekitar.

Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Program DEB Akudiomi sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain:

  • SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau): Dengan memanfaatkan energi terbarukan, seperti tenaga surya untuk cold storage, DEB Akudiomi menyediakan energi bersih bagi masyarakat.
  • SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi): Program ini menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengolahan limbah ikan.
  • SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab): Dengan mengolah limbah ikan menjadi produk bernilai, DEB Akudiomi mendukung praktik konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.

Melalui pendekatan ini, DEB Akudiomi tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan pencapaian SDGs.

Replikasi Model di Desa Lain

Keberhasilan DEB Akudiomi menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan program serupa. Dengan dukungan dari Pertamina dan mitra lokal, desa-desa pesisir lainnya dapat mengadopsi model pengolahan limbah ikan menjadi pakan dan pupuk, serta memanfaatkan energi terbarukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Prospek Masa Depan

Dengan potensi besar yang dimiliki oleh limbah ikan, pengembangan lebih lanjut dari program DEB Akudiomi dapat mencakup:

  • Diversifikasi produk: Mengembangkan produk olahan lain dari limbah ikan, seperti tepung ikan atau bioenergi.
  • Peningkatan kapasitas produksi: Meningkatkan skala produksi pakan dan pupuk untuk memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas.
  • Pemasaran yang lebih luas: Membangun jaringan distribusi untuk memasarkan produk olahan ke pasar regional atau nasional.

Dengan dukungan teknologi dan pelatihan, masyarakat dapat mengembangkan usaha berbasis limbah ikan menjadi industri kecil yang berkelanjutan dan menguntungkan.

Kesimpulan

Desa Energi Berdikari di Kampung Akudiomi, Nabire, Papua Tengah, menunjukkan bagaimana limbah ikan dapat diolah menjadi sumber daya yang bernilai tinggi. Melalui pengolahan limbah menjadi pakan dan pupuk organik, serta pemanfaatan energi terbarukan, masyarakat setempat tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Keberhasilan ini menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi lokal mereka melalui pendekatan yang berkelanjutan dan inovatif.

https://frinterprovincial.com/

JP 500 SLOT

 

Tags:

Pemutihan Pajak Kendaraan di Jakarta Dimulai Hari Ini, Buruan Bayar

Warga antre untuk melakukan pemeriksaan fisik kendaraan wajib pajak untuk pengurusan pembayaran pajak kendaraan bermotor di kantor Samsat Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (11/4/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mulai menerapkan program pemutihan denda pajak kendaraan pada 14 Juni 2025 hingga 31 Agustus 2025. Dalam program ini, masyarakat hanya diwajibkan membayar pokok pajak tanpa dikenakan sanksi denda.

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor e-0046 Tahun 2025 mengenai Penghapusan Sanksi Administrasi Secara Jabatan untuk Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Langkah ini diambil untuk memberikan keringanan bagi warga, sekaligus menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Jakarta dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, agar warga bisa turut merasakan kebahagiaan dalam momen tersebut.

Ini Daftar Elemen Perjanjian IEU-CEPA , UMKM Dapat Perhatian Serius!

Bendera Uni Eropa. (REUTERS/Johanna Geron)

Pemerintah Indonesia mengungkapkan daftar elemen perjanjian kerja sama antara Indonesia dengan Uni Eropa yang akan termaktub dalam Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Kesepakatan itu sendiri targetnya akan terimplementasi mulai akhir 2026.

“Kalau boleh saya katakan pertama kali EU memiliki perjanjian yang sangat komprehensif dan sangat luas kerja sama pembangunan pertumbuhan perdagangan berkelanjutan,” kata Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono dalam acara Diseminasi Hasil Perundingan IEU CEPA di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (13/6/2025).

Djatmiko mengatakan, setidaknya ada 24 elemen yang disepakati antara Indonesia dan Uni Eropa dalam IEU CEPA. Aspek kerja samanya mulai dari yang bersifat klasik, yakni terkait perdagangan barang dan jasa, investasi, hingga fasilitas bea dan cukai, hingga bersifat baru, seperti aspek UMKM , transparansi, perdagangan digital, maupun pengadaan barang-barang pemerintahan.

“Nah ini yang relatif baru sebenarnya di dalam suatu format perjanjian, yaitu khusus mengenai small and medium enterprise. Artinya kita memang antara Indonesia dan EU sama-sama kita sepakat bagaimana CIEPA ini bisa memberikan manfaat yang seluas-luasnya untuk pelaku usaha kecil dan menengah,” paparnya.

Selain UMKM, Djatmiko berujar, kesepakatan baru terkait dengan IEU CEPA ini terkait dengan perdagangan berkelanjutan untuk barang-barang di sektor energi dan komoditas mentah. Kedua negara kata Djatmiko sepakat untuk membuat perdagangan di sektor itu lebih berkelanjutan melalui IEU CEPA.

“Kita sudah sepakat bagaimana bisa menjadi satu powerhouse di sektor energy and raw material, yang berbasis ataupun juga bernuansa green and blue elements. Dan bahkan nanti di TSG ini, di trade and sustainable growth chapter itu ada kaitan dengan Paris Agreement,” paparnya.

Berikut ini daftar lengkap elemen perjanjian IEU-CEPA:

1. Trade in Goods

2. Trade in Services

3. Investment

4. Technical Barriers to Trade (TBT)

5. Sanitary and Phytosanitary (SPS)

6. Intellectual Property Rights (IPR)

7. Small and Medium Enterprises (SMEs)

8. Trade Remedies

9. Customs and Trade Facilitation

10. Rules of Origin

11. Good Regulatory Practices

12. Transparency

13. Digital Trade

14. Trade and Sustainable Growth

15. Competition

16. Energy and Raw Materials

17. Government Procurement

18. Economic Cooperation and Capacity Building

19. Sustainable Food System

20. Dispute Settlement

21. Initial Provision and General Definitions

22. Institutional Provision

23. Final Provision

24. Exceptions

 

NASA Hancur Lebur, Runtuh Seketika Gara-gara Trump

NASA Hancur Lebur, Masa depan NASA terancam gara-gara program efisiensi pemerintahan Donald Trump yang memangkas anggaran untuk program-program lembaga luar angkasa tersebut hampor 50%. Secara keseluruhan, pengeluaran NASA dipotong oleh Trump sebesar 24%. Dampaknya serius, sebab NASA selama ini menjadi tulang punggung dominasi AS dalam eksplorasi luar angkasa.

NASA Hancur Lebur

Pada tahun 2025, NASA menghadapi krisis terbesar dalam sejarahnya. Di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, lembaga antariksa Amerika Serikat ini mengalami pemotongan anggaran yang drastis, penghapusan misi ilmiah penting, dan pengurangan sumber daya manusia yang signifikan. Langkah-langkah ini memicu kekhawatiran akan masa depan eksplorasi luar angkasa dan penelitian ilmiah di AS.

Pemotongan Anggaran yang Menghancurkan

Pemerintahan Trump mengusulkan pemotongan anggaran NASA hingga 50% pada tahun 2026, dari lebih dari $7 miliar menjadi hanya $3,9 miliar. Pemotongan ini akan menghapus sekitar sepertiga dari misi ilmiah NASA yang sedang berjalan atau direncanakan, termasuk studi tentang Venus, Mars, Bumi, dan alam semesta secara umum. Misi-misi penting seperti dua wahana penjelajah Venus, Mars MAVEN, Observatorium Sinar-X Chandra, dan misi Osiris-Apex yang menargetkan asteroid Apophis terancam dibatalkan. Pendanaan untuk astrofisika juga akan turun dua pertiga, mengancam teleskop masa depan seperti Habitable Worlds Observatory. Misi jangka panjang seperti wahana Voyager akan tetap beroperasi, tetapi dengan pendanaan yang berkurang dan kemungkinan dihentikan di masa depan.

 Pengurangan Sumber Daya Manusia dan Penutupan Departemen

Sebagai bagian dari kampanye efisiensi federal, NASA menghapus dua departemen, termasuk yang menangani keberagaman, kesetaraan, inklusi, dan aksesibilitas (DEIA), serta menghapus posisi kepala ilmuwan dan peran kunci lainnya. Sekitar 23 karyawan NASA diberhentikan, termasuk ilmuwan iklim terkemuka Katherine Calvin. Langkah ini memicu kekhawatiran bahwa pengurangan ini akan merusak kemampuan NASA untuk melakukan penelitian ilmiah dan eksplorasi luar angkasa di masa depan.

Dampak pada Misi dan Infrastruktur Luar Angkasa

Pemotongan anggaran juga berdampak pada misi luar angkasa yang sedang berlangsung dan infrastruktur kritis NASA. Misi Mars Sample Return, yang bertujuan untuk membawa sampel tanah dan batuan dari Mars ke Bumi, terancam dibatalkan. Misi ini dianggap penting untuk memahami potensi kehidupan di Mars dan untuk perencanaan misi manusia ke planet tersebut.

Selain itu, pemotongan anggaran mengancam pengembangan roket Space Launch System (SLS) yang lebih kuat, yang direncanakan untuk misi ke Mars. Pengurangan dana untuk upgrade Block 1B dari SLS dapat menghambat kemampuan NASA untuk meluncurkan muatan yang lebih berat ke luar angkasa.

Krisis Ilmiah dan Kehilangan Kepemimpinan Global

NASA telah lama menjadi pemimpin dalam penelitian ilmiah dan eksplorasi luar angkasa. Pemotongan anggaran yang signifikan dan penghentian misi ilmiah penting dapat mengurangi posisi AS sebagai pemimpin global dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Negara-negara seperti China dan anggota Badan Antariksa Eropa (ESA) semakin memperkuat program luar angkasa mereka, sementara NASA menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan keunggulannya.

Ketergantungan pada Kontraktor Swasta dan Ketidakpastian Politik

NASA semakin bergantung pada kontraktor swasta seperti SpaceX untuk peluncuran dan misi luar angkasa. Namun, ketegangan politik antara Presiden Trump dan CEO SpaceX, Elon Musk, menambah ketidakpastian bagi masa depan kolaborasi ini. Ancaman pemotongan subsidi pemerintah dan kontrak dapat mempengaruhi stabilitas dan keberlanjutan proyek-proyek luar angkasa penting. time.com

Masa Depan NASA: Harapan dan Tantangan

Meskipun menghadapi tantangan besar, masa depan NASA masih memiliki potensi untuk bangkit. Kongres AS memiliki wewenang untuk meninjau dan mengubah anggaran yang diusulkan oleh Presiden. Dengan dukungan dari komunitas ilmiah, masyarakat, dan pembuat kebijakan, NASA dapat memperoleh kembali pendanaan yang diperlukan untuk melanjutkan misi ilmiah dan eksplorasi luar angkasa. Namun, langkah-langkah ini memerlukan upaya bersama dan komitmen untuk investasi jangka panjang dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kesimpulan

Pemotongan anggaran yang signifikan, pengurangan sumber daya manusia, dan penghentian misi ilmiah penting. Hal ini telah menempatkan NASA dalam posisi yang sangat rentan. Langkah-langkah ini tidak hanya mengancam masa depan eksplorasi luar angkasa AS. Hal ini  juga mempengaruhi posisi negara tersebut sebagai pemimpin global dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk memastikan masa depan NASA yang cerah, diperlukan dukungan yang kuat dari semua pihak untuk mempertahankan dan memperkuat lembaga ini.

Tags:

Heboh Ukuran Rumah Subsidi Minimum 18 M2, Maruarar Tegas Bilang Ini

(Kiri-Kanan) Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait dan James Riady waktu ditemui di Plaza Semanggi, Kamis (12/6/2025). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa rencana perubahan draft rumah subsidi dengan luas bangunan minimal 18 m2 masih berlanjut. Saat ini Ia sedang mendengarkan tanggapan dari berbagai pihak untuk mewujudkan rumah ini.

Salah satu pertimbangan membuat konsep perumahan seperti ini ialah kebutuhan lokasi yang ingin dekat kota, namun karena harga tanah semakin mahal maka opsinya membuat rumah dengan luas bangunan lebih kecil.

“Ini belum masuk skema FLPP, ini baru draft. Draft berbeda dengan sosialisasi, saya pilih menyebarkan biar dapat kritik, gak apa-apa, ngapain saya terusin kalau banyak milenial ngga setuju? Makanya saya dengar input milenial, ngga apa-apa di bawah 60 m2 yang penting layak huni, dekat transportasi umum. Saya akan coba lanjutkan, tapi ini belum jadi keputusan,” kata Ara di Plaza Semanggi, Kamis (12/6/2025).

Ketika ditanya apakah rumah subsidi 18m2 ini bisa dibangun di Jakarta, Ara menanyakan kepada pengembang. Respon beberapa pengembang seperti terlihat sulit mewujudkan di Jakarta karena masalah harga tanah yang terlampau sangat mahal, namun untuk wilayah kota lain masih masuk.

“Saya ngga janji tapi pingin, kalau bisa dibikin Jakarta bagus banget pak,” ujar Ara.

Lebih lanjut Ia menegaskan bahwa luasan rumah bukan menjadi satu-satunya pertimbangan rumah tersebut layak, melainkan ada banyak variabel lain.

“Luas salah satu variabel, tapi bukan yang utama dan satu-satunya. Saya bisa tunjukkan bahwa banyak rumah dengan luas 60m2 yang ngga bagus seperti banjir, retak dan-lain,” kata Ara.

Kas138

Petaka Baru Hantam Bumi, Krisis Besar di Depan Mata

Petaka Baru ,Dampak perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) terhadap lingkungan sudah lama menjadi sorotan. Pasalnya, data center raksasa untuk melatih AI memerlukan kapasitas air dan listrik yang berlimpah. Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa manusia akan menghadapi krisis air dan listrik di masa depan. Namun, baru-baru ini pendiri OpenAI yang merupakan salah satu ‘raja AI’ lewat layanan ChatGPT, mengeluarkan pernyataan mengejutkan.

Petaka Baru

Dampak Perkembangan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) terhadap Lingkungan

Teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah merevolusi berbagai aspek kehidupan manusia, mulai dari industri, kesehatan, hingga hiburan. Namun, di balik kemajuan yang luar biasa ini, terdapat bayang-bayang gelap yang mengancam kelestarian lingkungan hidup: konsumsi energi dan air yang sangat besar.

Seiring meningkatnya penggunaan model AI yang kompleks, kebutuhan akan infrastruktur pendukung seperti data center juga meningkat drastis. Tanpa regulasi dan strategi berkelanjutan, tren ini bisa menjadi bencana ekologis global.

Jejak Karbon dan Konsumsi Energi AI: Fakta yang Mengejutkan

Data center, tempat di mana algoritma AI dilatih dan dijalankan, mengonsumsi energi dalam jumlah besar. Menurut laporan dari International Energy Agency (IEA):

  • Data center global mengonsumsi sekitar 1% hingga 1.5% dari total listrik dunia pada tahun 2023.
  • Model AI besar seperti GPT-4 atau Gemini membutuhkan jutaan kilowatt-jam (kWh) untuk pelatihan awal saja.
  • Konsumsi listrik ini setara dengan penggunaan energi tahunan oleh ratusan ribu rumah tangga.
  • Sebagian besar energi ini masih bersumber dari bahan bakar fosil, yang berarti peningkatan emisi karbon secara langsung. Dalam jangka panjang, hal ini mempercepat perubahan iklim, peningkatan suhu global, dan kerusakan ekosistem.

Air: Sumber Daya Lain yang Terdampak

Tak hanya energi, pelatihan dan operasional AI juga menyedot air bersih dalam jumlah besar. Air digunakan untuk mendinginkan server yang terus bekerja sepanjang waktu.

Contoh nyata:

  • Menurut laporan dari Bloomberg, pelatihan satu model GPT-3 dari OpenAI memerlukan hingga 700.000 liter air untuk proses pendinginan.
  • Google melaporkan bahwa konsumsi air mereka meningkat drastis sejak mengembangkan model AI canggih pada 2022–2024, mencapai lebih dari 5 miliar liter per tahun.

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, mengingat krisis air bersih telah melanda banyak wilayah di dunia, termasuk beberapa negara berkembang yang justru menjadi lokasi strategis pembangunan data center.

Mengapa Hal Ini Harus Menjadi Perhatian Serius?

  • Lingkungan Alami Terancam
    Kebutuhan energi dan air skala besar dapat memicu deforestasi, pengurasan sumber daya, dan peningkatan limbah elektronik.
  • Krisis Iklim Semakin Mendekat
    Peningkatan emisi karbon dari energi yang digunakan untuk menggerakkan AI memperparah krisis iklim yang sudah berlangsung.
  • Ketimpangan Sosial dan Ekonomi
    Negara-negara berkembang sering kali menjadi lokasi pembangunan data center karena biaya lebih murah, namun dampak lingkungan justru membebani warga lokal.

Tantangan Etis dan Regulasi Lingkungan

Saat ini, regulasi terhadap emisi dan konsumsi sumber daya oleh perusahaan teknologi masih sangat terbatas. Beberapa isu utama:

  • Tidak ada standar global tentang transparansi energi dan air yang digunakan dalam pelatihan AI.

  • Greenwashing: beberapa perusahaan mengklaim menggunakan energi hijau, namun datanya tidak terbuka untuk publik.

Langkah-langkah konkret yang perlu segera diambil antara lain:

  • Transparansi Data Konsumsi Energi dan Air
    Setiap perusahaan teknologi seharusnya melaporkan konsumsi sumber daya dan jejak karbon mereka secara berkala.

  • Investasi pada Energi Terbarukan
    Penggunaan tenaga surya, angin, atau nuklir sebagai sumber energi utama untuk data center harus diprioritaskan.

  • Efisiensi Algoritma
    Pengembangan model AI yang lebih hemat energi dan efisien secara komputasi harus menjadi arah penelitian utama ke depan.

Apa yang Bisa Dilakukan Pemerintah dan Masyarakat?

Peran Pemerintah

  • Menerapkan regulasi lingkungan ketat untuk data center.

  • Memberikan insentif bagi perusahaan yang menggunakan energi terbarukan.

  • Melakukan audit berkala terhadap perusahaan teknologi.

Peran Masyarakat dan Konsumen

  • Memilih layanan digital dari perusahaan yang berkomitmen pada keberlanjutan.

  • Menuntut transparansi dan tanggung jawab lingkungan dari penyedia teknologi.

  • Meningkatkan literasi teknologi dan lingkungan secara bersamaan.

Contoh Nyata: Antara Ambisi dan Ancaman

Beberapa perusahaan besar seperti Microsoft dan Google sudah mengumumkan target net zero emission pada 2030. Namun, realisasi target ini seringkali tidak sejalan dengan ekspansi teknologi AI yang rakus energi.

Misalnya:

  • Google DeepMind mengklaim menggunakan AI untuk efisiensi energi, namun konsumsi energi pusat data mereka meningkat setiap tahun.

  • Microsoft membangun pusat data AI skala besar di Arizona, yang justru mengalami krisis air bersih berkepanjangan.

Menuju AI yang Berkelanjutan: Solusi dan Harapan

Meskipun tantangan besar, ada pula peluang untuk menjadikan AI sebagai bagian dari solusi:

  • AI untuk Efisiensi Energi
    Model AI bisa digunakan untuk mengoptimalkan jaringan listrik, memprediksi penggunaan energi, dan mengurangi pemborosan.
  • Inovasi dalam Desain Data Center
    Teknologi pendinginan berbasis udara atau cairan ramah lingkungan sedang dikembangkan untuk mengurangi konsumsi air.
  • Kolaborasi Global
    Diperlukan kerja sama antarnegara untuk menetapkan standar internasional dalam pengembangan AI yang berkelanjutan.

Kesimpulan

Kecerdasan buatan bisa menjadi penyelamat atau perusak planet ini—tergantung bagaimana kita mengelolanya. Sudah saatnya semua pemangku kepentingan—pemerintah, industri teknologi, akademisi, dan masyarakat—bersatu menghadapi tantangan ini.

Panggilan Telepon dari Penipu Tandanya Jelas, Kenali Ciri-Ciri Vishing

Seorang pelanggan China melihat telepon pada pembukaan resmi Apple Store baru di Wuhan International Plaza, Wuhan. (SOPA Images/LightRocket via Gett)

Sejumlah modus dilakukan pelaku penipuan untuk menjerat korbannya. Termasuk dengan menggunakan voice dan phishing atau dikenal sebagai vishing.

Metode tersebut digunakan untuk memancing korban agar menyerahkan akses atau informasi pribadi. Dengan data tersebut para pelaku dapat membajak ponsel atau aplikasi yang digunakan korbannya.

Biasanya para korban vishing akan diminta untuk mengklik link tertentu atau mengunduh file yang ternyata terdapat malware di dalamnya.

Oleh karena itu, Anda perlu selalu waspada saat mendapatkan telepon dari orang yang tidak dikenal. Kenali ciri-ciri telepon penipuan agar menghindari menjadi korban berikutnya.

Berikut tanda-tanda telepon yang perlu diwaspadai:

1. Mengaku dari pemerintah atau perusahaan besar

Biasanya para penipu akan mengaku dari pemerintah atau perusahaan besar yang sangat terkenal. Mereka berpura-pura memiliki otoritas untuk melakukan intimidasi korbannya.

2. Menawarkan kesepakatan atau hadiah

Anda perlu waspada jika ditawarkan kesepakatan atau hadiah padahal tidak pernah mengikuti undian atau lotere apapun. Karena bisa saja itu merupakan cara penipu menjebak Anda.

3. Tidak tahu nama Anda

Jika telepon dari petugas resmi suatu layanan akan mengetahui informasi seperti nama lawan bicaranya. Waspadalah saat mendapati telepon dengan menggunakan sapaan umum tanpa menyebut nama orang yang dihubungi.

4. Penipu mengklaim ada utang yang belum dibayar

Para penipu akan menggunakan taktik intimidasi seperti utang yang belum dibayar. Biasanya akan ada ancaman denda atau hukuman penjara jika tak mau mengikuti kemauan mereka. Langsung tutup telepon dan hubungi perusahaan resmi yang disebut para penipu untuk mengecek kebenarannya.

5. Meminta informasi sensitif

Jangan pernah memberikan data pribadi seperti nomor KTP atau kartu kredit kepada siapapun. Karena ini bisa jadi yang meminta adalah pelaku penipuan.

6. Perangkat terinfeksi malware

Tanda lainnya adalah para pelaku akan memberitahu Anda jika perangkat yang digunakan terinfeksi malware atau virus. Jangan pernah menginstall apapun yang diberikan seperti software akses jarak jauh seperti AnyDesk atau TeamViewer.

7. Meminta informasi pribadi yang seharusnya sudah diketahui

Sama seperti sebelumnya, Anda perlu waspada jika ada layanan yang meminta informasi pribadi. Karena seperti perusahaan asuransi harusnya mengetahui soal nomor klaim atau sekolah yang mengetahui nama anak yang orang tuanya tengah dihubungi.

8. Ada jeda saat menjawab telepon

Tanda lainnya adalah ada jeda saat menjawab telepon. Ini terjadi karena teknologi panggilan otomatis yang digunakan penipu untuk korbannya.