Meta Dituding “Tutup Mata”: Iklan Judi Online Ilegal Marak di Facebook dan Instagram
LONDON – Raksasa teknologi Meta Platforms kini berada di bawah sorotan tajam. Komisi Perjudian Inggris (Gambling Commission) melayangkan tudingan serius bahwa induk perusahaan Facebook dan Instagram tersebut sengaja membiarkan iklan judi online ilegal membanjiri lini masa penggunanya.
Direktur Eksekutif Gambling Commission, Tim Miller, menyatakan bahwa klaim Meta yang mengaku tidak mengetahui adanya iklan tersebut adalah pernyataan yang tidak akurat.
1. Modus Iklan: Menyamar Judi Online Jadi Game Biasa
Salah satu poin krusial yang disoroti adalah bagaimana iklan-iklan ini beroperasi. Banyak iklan judi online ilegal yang menyamar sebagai game seluler biasa. Hal ini sangat berbahaya karena dapat menjebak pengguna yang kurang waspada, termasuk anak-anak di bawah umur atau mereka yang memiliki kecenderungan adiksi judi.
2. Pelanggaran Judi Online Skema GamStop
Miller mengungkapkan bahwa banyak iklan yang beredar berasal dari situs judi yang secara eksplisit mempromosikan diri sebagai platform yang “Tidak Terdaftar di GamStop”.
Sebagai informasi, GamStop adalah skema self-exclusion resmi di Inggris yang membantu penjudi untuk memblokir diri mereka sendiri dari semua situs judi berlisensi. Keberadaan iklan non-GamStop ini dianggap sebagai upaya sengaja untuk menargetkan individu yang sedang mencoba berhenti berjudi.
“Jika kami bisa menemukannya dengan mudah di perpustakaan iklan mereka, Meta seharusnya juga bisa. Mereka hanya memilih untuk tidak melihat,” tegas Tim Miller, dikutip dari Reuters (21/1/2026).
3. Respon Meta: Judi Online Kebijakan Ketat atau Retorika?
Menanggapi tuduhan tersebut, pihak Meta menyatakan bahwa mereka telah memiliki kebijakan periklanan yang sangat ketat. Meta mengklaim telah melakukan langkah-langkah berikut:
-
Penghapusan Proaktif: Menghapus iklan yang melanggar aturan segera setelah terdeteksi.
-
Kolaborasi Teknis: Bekerja sama dengan Komisi Perjudian untuk memperbarui alat deteksi berbasis AI.
-
Peningkatan Keamanan: Menggunakan data laporan untuk memperkuat algoritma filter iklan ilegal.
“Kami mendorong Komisi untuk terus bekerja sama dengan kami. Hal ini agar pengguna dan pengiklan sah terlindungi dari pelaku buruk ini,” ujar juru bicara Meta.
